Kamis, 19 Januari 2012

Pria Banyak Memikirkan Seks Jika Ekonomi Memburuk

Jakarta, Pria lebih banyak mengejar pasangan seks ketika dihadapkan dengan lingkungan yang mengancam. Dalam kondisi bertahan hidup yang rendah atau ekonomi yang memburuk, pria akan lebih cenderung mengejar seks.

Ketika misalnya diminta untuk memikirkan tentang kematiannya sendiri, peneliti menemukan bahwa pria merespons lebih kuat terhadap gambar seksual dan mengalami peningkatan detak jantung saat melihatnya.

"Pria terbentuk secara biologis untuk bereproduksi. Lingkungan memberitahu strategi terbaik yang dapat digunakan untuk memastikan keturunannya dapat diteruskan. Jika pria berpikir dia akan segera mati, ia akan menggunakan strategi kawin jangka pendek untuk memastikan ia memiliki keturunan dan berharap beberapa di antaranya bisa bertahan hidup," kata psikolog dari Kansas University, Omri Gillath seperti dilansir Time Moneyland, Rabu (18/1/2012).

Penelitian Gilliath yang dimuat dalam Journal of Experimental Social Psychology ini menunjukkan hubungan sebab akibat antara isyarat keselamatan hidup yang rendah dengan kesiapan seksual pria.

Dalam kondisi bertahan hidup yang rendah, pria akan lebih cenderung mengejar seks di luar hubungan monogami dan mencari cara untuk menyebarkan keturunan sebanyak-banyaknya.

"Ketika lingkungan aman, punya cukup makanan dan segala sesuatu berjalan sesuai rencana, orang cenderung berinvestasi pada anak-anak yang sudah dimiliki dan hidup dengan pasangannya saat ini atau memilih strategi menikah untuk jangka panjang. Tapi jika lingkungan menjadi berbahaya dan kesempatan bertahan hidup rendah, maka pria akan melakukan strategi jangka pendek yang memungkinkan mereka lebih banyak bereproduksi," kata Gillath.

Gillath berteori bahwa kondisi ekonomi yang buruk bisa mendorong orang untuk berselingkuh dari komitmen hubungan jangka panjang dan mengikuti gaya hidup yang lebih kacau.

"Perekonomian yang memberikan tanda-tanda kesempatan hidup yang rendah, tidak punya uang, tidak yakin dengan pekerjaan, tidak yakin dapat mendukung anak-anak yang sudah dimiliki, kondisi ini seperti hidup di padang rumput dan mengetahui bahwa tidak ada cukup buah dan hewan untuk dimakan. Pada saat seperti itu, orang mungkin akan lebih cenderung menyebarkan gennya dan akan sangat siap untuk berhubungan seks," kata Gillath.

Penelitian Giliath ini bukanlah satu-satunya penelitian yang baru-baru ini menyalahkan ekonomi atas penyakit-penyakit sosial yang tampaknya tidak berhubungan.

Sebuah penelitian yang dilakukan University of Miami mengatakan bahwa kondisi perekonomian buruk, yang diukur dengan tingginya tingkat pengangguran, dapat menyebabkan peningkatan penyalahgunaan alkohol dan perilaku berisiko yang berkaitan dengan alkohol, seperti mengemudi dalam keadaan mabuk.

Temuan tersebut bertentangan dengan penelitian sebelumnya yang menyimpulkan bahwa orang cenderung mengurangi konsumsi alkohol ketika mengalami kemerosotan ekonomi karena pendapatannya tidak memadai untuk membeli minuman keras.

**nah loh bukannya malah mikirin jalan keluarnya, ini malah mikir mau ngeseks, heran saya

6 Pemanis Alami yang Menyehatkan

Rasa manis paling disukai orang karena sangat enak di lidah. Namun, makanan manis yang mengandung gula putih bisa merusak diet Anda. Sebaiknya mulailah memakai pemanis alami yang menyehatkan.

Untuk menggantikan gula putih Anda bisa menggunakan beberapa pemanis alami, dan rasanya tidak kalah manis dengan gula putih. Selain mudah didapat, rasa manis alami juga lebih menyehatkan. Berikut pemanis alami yang sangat baik untuk kesehatan dan tidak akan mengganggu diet Anda.

MADU
Makanan yang berasal dari lebah madu ini kaya akan mineral dan sangat baik untuk mengeluarkan dahak dan alergi di dalam tubuh. Madu rasanya lebih manis dari gula putih, biasanya madu digunakan untuk bahan campuran saus,kue-kue,  minuman dan makanan.
 
 
 
Kurma mengandung 60% gula, rasanya lebih manis dari gula putih dan dapat meningkat jika dilakukan proses pengeringan air pada buah. Gula kurma bisa didapat dengan proses pengeringan dan penghancuran buah dan menjadi butiran bubuk. Pada masakan India sering dipakai gula kurma sehingga masakan memiliki rasa yang khas.
 
JAGGERY(GUR)
 
Jaggery adalah pemanis alami yang terbuat dari hasil konsentrasi jus tebu, memiliki warna yang gelap dan kasar. Proses pembuatan jaggery mirip dengan pembuatan sirup maple. Pemanis alami ini kaya akan zat besi dan berfungsi untuk menghilangkan racun di paru-paru.
 
KISMIS
 
Kismis biasanya digunakan sebagai topping dan campuran pada makanan khususnya aneka kue. Menjadi pemanis alami yang baik untuk kesehatan. 
 
PLUM KERING DAN APEL
 
Aneka buah kering sangat cocok untuk mempercantik warna pada makanan, tekstur dan rasa manisnya membuat buah kering ini sangat segar sehingga cocok untuk dijadikan sebagai dessert dan bahan campuran salad.
 
BUAH-BUAHAN
 
Buah-buahan segar sering disajikan sebagai makanan penutup yang ringan, buah-buahan juga sering dijadikan topping es krim, puding, kue hingga jus.